Warning: mysql_fetch_array(): supplied argument is not a valid MySQL result resource in /home/bicara/public_html/web/artikel_detail.php on line 19
BicaraGolf - Situs Resmi Asosiasi Wasit Golf Indonesia, Peraturan Golf Indonesia, Penjelasan Peraturan Golf, Etika Golf, Golf Indonesia

Evaluasi dan Laporan 2007 National Pro Championship Series

June 5, 2007, 2:08 pm

Kategori:

Pertandingan 2007 National Pro Championship Series adalah rangkaian pertandingan untuk menuju ke Asian Tour. Pertandingan ini adalah babak kualifikasi yang pertama dari rangkaian tersebut dengan hadiah uang Rp 120.000.000,- (seratus dua puluh juta Rupiah). Babak kualifikasi yang kedua akan dilaksanakan pada bulan Juli 2007. Dari hasil kedua pertandingan itu akan diambil 7 (tujuh) pemain dari babak kualifikasi dan 8 (delapan) dari Order of Merit PGPI terkini, jadi 15 (lima belas) pemain akan lolos langsung ke Main Event di bulan Agustus 2007, Asian Tour, dengan hadiah uang USD 400,000.- (empat ratus ribu dollar Amerika).

Pertandingan babak kualifikasi pertama ini dilaksanakan selama lima hari dari tanggal 28 Mei sampai dengan 01 Juni 2007.
Komite mengundang pegolf profesional PGPI dan pegolf amatir dengan handicap lapangan Matoa maksimal 09 pada ronde kualifikasi hari pertama (Monday Q), jumlah pemain 61 orang. Dari Monday Q diambil 22 tempat untuk pegolf profesional dan amatir serta Profesional PGPI yang mempunyai kartu biru (tour card holder) dan undangan pemain amatir nasional untuk maju ke ronde utama pada hari kedua. Pemain dibatasi maksimal 120 pemain.

Pertandingan dimainkan dengan format individual stroke play sejumlah 72 holes, dimainkan 18 holes per hari selama empat hari.
Setelah dua hari, pemain akan dibatasi (cut off) menjadi 40 pimpinan papan atas, professional dan amatir plus ties, yang berhak ke putaran ketiga dan ke empat.

Ketentuan Pertandingan dan pengumuman lain yang berkaitan dengan kejuaraan ini telah dibagikan kepada para pemain dan juga seperti lazimnya terpampang di papan pengumuman.

Course marking (staking) dilakukan penyusun dengan rekan-rekan: Jane P. Supriadi, Ray Hindarto, Agus Triyono, dan staf manajemen Matoa Golf, dan dilaksanakan superintendent dengan baik. Setelah itu disusun Peraturan Setempat menimbang keadaan abnormal di lapangan Matoa Golf.

Dalam rangka agar kejuaraan ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan R&A yang berlaku dan Ketentuan Pertandingan beserta Peraturan Setempat yang diterbitkan Komite, Panitia meminta bantuan penulis dan rekan-rekan bertugas sebagai Rules Officials: Ray Hindarto sebagai Chief Referee, Jane Supriadi, Andi Lubis, Hanafi Thalib, dan Avie K. Utomo.

Evaluasi Pelanggaran Peraturan

Secara umum tidak ada pelanggaran yang luar biasa. Pada hari kedua terjadi pelanggaran di mana pemain memukul bola ke semak-semak, lalu pemain mencari bola tersebut dan pencarian itu sudah melampaui batas waktu lima menit yang diijinkan, pemain kembali ke tempat asal, tetapi sebelum ia memukul bola, ia dipanggil caddienya karena bola ditemukan dan pemain kembali ke semak-semak tersebut dan mengidentifikasi bolanya lalu menyatakan bola tidak dapat dimainkan. Dan pemain melakukan sesuai prosedur bola tak dapat dimainkan, memainkan bola tersebut sampai dengan hole out. Peraturan yang benar adalah: setelah pencarian bola dalam kurun waktu lima menit dilampaui, maka pemain harus memainkan bolanya dari tempat semula dengan penalti satu pukulan/pukulan dan jarak (Peraturan 27-1). Dalam hal ini pemain dikenakan tiga pukulan penalti, di mana setelah kurun waktu lima menit berakhir maka bola tersebut sudah dinyatakan hilang, tetapi pemain menyatakan bola tersebut tak dapat dimainkan dan pemain memainkan bola tersebut dengan prosedur bola tak dapat dimainkan, maka pemain dikenakan dua pukulan penalti karena memainkan bola salah. Pemain harus memperbaiki kesalahan tersebut dengan kembali ke tempat asal dan memainkan bolanya dengan pukulan dan jarak di mana dikenakan tambahan satu penalti lagi, jadi total penalti adalah tiga pukulan. Apabila pemain tidak memperbaiki kesalahan tersebut dan pemain sudah meninggalkan hole tersebut dan telah melakukan pukulan tee off dari hole berikutnya, maka pemain tersebut dikenakan penalti diskualifikasi.

Pada hari-hari berikutnya, kebanyakan yang terjadi adalah embedded ball (bola tertanam) di mana pun di sepanjang lapangan, di mana tercantum di Hard Card PGPI bahwa bola tertanam di mana pun di sepanjang lapangan boleh diangkat tanpa penalti.

Pada hari terakhir, bola pemain berada di belakang TIO (temporary immovable obstruction), di mana terdapat gangguan fisik dengan area pukulan yang akan dilakukan, maka prosedur pembabasan cuma-cuma diberikan.

Selanjutnya, saya atas nama Komite Pertandingan, mengharapkan dibukakannya pintu maaf yang selebar-lebarnya bila ada kekurangan atau hal-hal yang jauh dari ekspektasi. Kami sadari bahwa tidak ada yang sempurna, dan kiranya segala kekurangan tersebut akan dapat diperbaiki di masa mendatang.

Akhir kata, apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada rekan-rekan Matoa Golf dan rekan-rekan Rules Official serta rekan-rekan International Sports Tour untuk kerjasamanya.***
     
Disusun: Corry P. Rusdi - Direktur Turnamen

    Artikel Sebelumnya di kategori ini:
    Warning: mysql_fetch_array(): supplied argument is not a valid MySQL result resource in /home/bicara/public_html/web/artikel_detail.php on line 123